Jumat, 20 November 2020

Puisi Kentut

 kentut.

Karya: Khosnan Molyadi


Ketika rembulan tak mau menampakkan cahaya, kesemutan asap-asap hijau berhela di selangkangan ku. Kemudian rembulan panik.... Saat itu juga Meronalah wajah mu dengan cemas. Rembulan mulai Berdialog dengan kentut. Enyah dengan suara merdunya. Menghempas pada anus, Pret.... Nikmat


Kentut ku tanpamu bukanlah alasan untuk tetap tersenyum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentangmu | Bagian Satu

Terima kasih telah rela membuang waktunya hanya untuk membaca kalimat-kalimat yang tak tau cara menyelesaikannya. Terima kasih juga pada eng...