kentut.
Karya: Khosnan Molyadi
Ketika rembulan tak mau menampakkan cahaya, kesemutan asap-asap hijau berhela di selangkangan ku. Kemudian rembulan panik.... Saat itu juga Meronalah wajah mu dengan cemas. Rembulan mulai Berdialog dengan kentut. Enyah dengan suara merdunya. Menghempas pada anus, Pret.... Nikmat
Kentut ku tanpamu bukanlah alasan untuk tetap tersenyum.